Friday, June 13, 2014

Processor INTEL vs AMD Mana yang Lebih Bagus ?

Sering pembaca ingin tahu mengenai AMD atau Intel dan perkembangan mereka. Dan diartikel terbaru kali ini, saya akan membahasnya sedikit mengenai hal tersebut karena Intel vs AMD banyak menjadi perdebatan yang tidak pernah terselesaikan. waduh bahasanya ;D


Prosesor Intel vs AMD

          Pertanyaan klasik, lebih bagus yang mana antara prosesor Intel vs AMD untuk bermain game?, jawabanya adalah tergantung kebutuhan dana dan spek komputer yang akan digunakan untuk bermain game itu sendiri. Penulis kadang diberikan pertanyaan “mana yang lebih bagus dan terbaik antara Intel atau AMD untuk bermain game?”, nah saya pun tergelitik untuk membahas topik yang satu ini secara ringan, mari kita lihat saja bersama.

         Dilihat kebelakang, mungkin prosesor Intel boleh berjaya dengan berbagai macam prosesor yang mereka miliki, dengan performa terbaik di kelasnya (walaupun harganya lebih mahal), Intel selalu menjadi pilihan utama para pengguna komputer tak terkecuali para gamer. Tetapi setelah Intel mendapatkan saingan yang cukup berat dari jajaran prosesor AMD, peperangan dikelas komputer termasuk komputer game pun giat menjadi-jadi sampai detik ini. Tetapi kita juga sebagai konsumen yang diuntungkan dari persaingan keduan raksasa perakit Processor tersebut.


Haswell Prosesor intel, lebih bagus dari AMD FX?

           Intel Sempat dikalahkan oleh AMD dikelas prosesor gaming, namun selang beberapa tahun Intel tampaknya telah berhasil merebut tahta itu kembali, ini dimulai sejak lahirnya generasi Intel Sandy Bridge. Dulu Intel sempat kewalahan dengan jajaran prosesor AMD seperti AMD Athlon XP 2500 Barton, kemudian yang belum lama dengan keluarga Athlon II X2,X3,X4 juga dari keluarga Phenom II seperti Phenom II X2 dan Phenom II X4 yang terkenal dengan kode Black Edition yang sanggup di overclock dengan sangat mudah. Kemudian AMD FX series pemecah Rekor 8 GHZ pertama di dunia(Versi Overclock).
           Prosesor AMD tersebut memiliki performa yang seimbang dengan Intel tetapi dengan harga yang lebih murah, ini tentu saja menjadi kabar kembira waktu itu dimana para gamer banyak yang mulai beralih ke prosesor AMD untuk merakit komputer game murah dengan kualitas bagus.

           Tahukan bahwa AMD yang pertama kali mengeluarkan Processor 2 inti (Dual Core) yang membuat Intel berhenti mengeluarkan Pentium 5, tetapi menjadi Intel D, dan masa perang GHZ tertinggi berakhir, dilanjutkan dengan pertarungan CORE terbanyak.

           Tetapi setelah Intel memperkenalkan keluarga Sandy Bridge yang disusul Ivy Bridge lalu Haswell, Intel tampaknya telah berhasil menarik kembali para komputer gamer untuk melirik mereka. Ini bukan tanpa alasan, karena antara harga dan performa yang ditawarkan memang lebih baik dari tipe AMD. Ambilah contoh Intel Sandy Bridge i5-2500K, prosesor ini sangat bagus untuk bermain game juga mudah di overclock yang performa nya melebihi prosesor AMD di kelasnya.


Intel VS AMD, Pencarian jati diri prosesor tanpa henti

Jadi, tidak mudah menjawab pertanyaan “mana yang lebih bagus untuk bermain game antara prosesor AMD VS Intel”, kita harus menetukan harga juga keperluan kita sendiri. Contoh untuk prosesor kelas premium, saya lebih memilih tipe dari Intel (saat ini) dan memilih AMD untuk tipe prosesor gaming di bawah 1 juta. Penulis juga dulu memilih prosesor AMD tetapi sekarang memiliki komputer game yang di isi oleh prosesor Intel di motherboard komputer.

Kesimpulannya, jika ada pertanyaan seperti perbandingan prosesor Intel VS AMD, maka kita harus melihat banyak aspek yang termasuk harga didalamnya. Mungkin bagi sebagian orang akan merasa kesulitan maupun kebingungan menentukan prosesor apa yang bagus untuk bermain game, nah kita bisa berdiskusi di halaman komentar dibawah ini. Ingat, performa prosesor tidak hanya dilihat dari clock speed saja seperti jaman purba dulu  , tetapi bisa dilihat dari chipset yang dipakai, jumlah core yang ada, jumlah cache memori, dll. Pastinya pertarungan Intel VS AMD akan terus berlangsung.. Semoga bermanfaat.







Mari kita melihat kelebihan dan kekurangannya;

INTEL
LGA 775: Mobo dengan soket ini hanya untuk dipasangkan dengan prosesor Intel Celeron 347-Celeron 3200, Pentium 4 521, dan Core 2 series. Prosesor terbaru Core i5, dan i7 ngga bisa dipasang d mobo soket ini. Mobo soket ini memiliki paling banyak varian Chipset (945 – X48) dan tersedia dalam dua “rasa” RAM (tergantung vendor): DDR2 dan DDR3 dengan konfigurasi Dual Channel

LGA 1156: Mobo dengan soket ini hanya bisa dipasangkan dengan prosesor Intel Core i5 7xx dan Core i7 8xx. Prosesor Core 2 series dan Core i7 9xx tidak bisa dipasangkan d mobo soket ini. Mobo soket ini berchipset P55 (untuk saat ini) yang membutuhkan RAM DDR3 Low-Voltage Dual Channel. Menurut review yang ada, DDR3 yg digunakan harus bertipe Low-voltage dan berbeda dengan DDR3 biasa.
LGA 1366: Mobo dengan soket ini hanya bisa dipasangkan dengan prosesor Intel Core i7 9xx. Prosesor Core 2 series, Core i5, dan Core i7 8xx tidak bisa dipasangkan pada mobo soket ini..

Kelebihan dan kekurangan Intel :

PLUS(+):
  • Memiliki varian-varian dengan performa paling kencang, bahkan belum ada prosesor AMD yg bisa jd tandingannya pd range hrg >3jt (tepatnya AMD emg ga punya prosesor dgn hrg >3jt, diluar Prossesor Server).
  • Banyak yang bilang sangat stabil dipakai keperluan aplikasi berat dan multi tasking.
  • Range varian dan harga paling banyak.
  • Rasio Clock/performance paling baik.
  • Konsumsi daya kecil dengan performa tinggi.

MINUS(-):
  • Harganya mahal.
  • Banyaknya varian bisa bikin bingung.
  • Varian tertinggi (Extreme Edition) mahal amit-amit.
  • Harga satu platform (prosesor+mobo+RAM) yang tinggi.


AMD

Salah satu kelebihan AMD adalah mereka tidak terlalu sering mengupdate soket yang artinya konsumen sangat diuntungkan jika ingin mengupgrade dikemudian hari bisa lebih leluasa. 
Soket AM2+: Bisa dipasangkan dengan prosesor AM2+ dan AM3. Soket ini hanya suport RAM DDR2 Dual Channel.
Soket AM3: Hanya bisa dipasangkan dengan prosesor AM3 saja. Soket ini sudah suport penggunaan RAM DDR3 Dual Channel.
Socket FM2+: Update February 2014 AMD sudah memperkenalkan socket FM2+ yang support FM1 dan FM2 Proccesor APU, yang memiliki kelebihan Graphic Integrasi yang bagus dan terjangkau.

Kelebihan dan kekurangan AMD :

PLUS(+):
  • Harga murah, dengan performa seimbang.
  • Varian lebih ditujukan ke arah ekonomis dengan price/performance ratio tertinggi yang bahkan melebihi price/performance Intel.
  • AMD panas? kata siapa? itu mah AMD d jaman dinosaurus masih hidup. Skrg,di sini uda banyak yang buktiin jika AMD Quad-core bahkan bisa lebih dingin daripada Intel Dual-core.
  • Varian tertinggi (Black Edition) dibandrol dgn hrg terjangkau, tanpa kehilangan muka di depan prosesor Intel dengan harga yang sama.
  • Harga platform (prosesor+mobo+RAM) lebih murah tanpa mengorbakan performa kseluruhan.

MINUS(-):
  • Konsumsi daya lebih tinggi drpd prosesor Intel dengan performa sama.
  • RasioClock/performance yang lbh rendah drpd Intel (contohnya AMD Phenom II X4 955BE 3,2GHz baru bisa ngimbangin Intel Core 2 Quad Q9550 yg 2,8GHz, dan Phenom II 810 3,6GHz bisa diimbangin sm stock Core i5 750 2,6GHz)
  • Dukungan Motherboard lebih sedikit, hanya karena Intel lebih Familiar.


Intel vs AMD ' Dua-duanya punya plus-minus pada rentang harga masing-masing. Tergantung anda ingin meraciknya seperti apa. Perlu diingat bahwa komponen Intel tidak bisa masuk ke AMD begitu pula sebaliknya. Maksudnya adalah jika anda ingin merakit komputer AMD belilah komponen yang mendukung AMD bukan membeli komponen Intel...



Akhir kata keputusan ada ditangan anda apakah ingin membangun komputer dengan nama besar Intel tetapi harus ditebus dengan harga yang lebih mahal, dibanding Processor AMD dengan performa hampir sama dengan harga lebih murah. Dan langkah yang sangat bijak jika anda melihat hasil Benchmark kedua Processor tersebut yang banyak tersedia di Internet. Selamat googling sambil ngeronda... :)




2 comments:

  1. Nice Post Jangan Lupa Kunjungi Blog Saya ya!! ^^
    http://rentallaptopmalang.blogspot.com/

    ReplyDelete

ALEXA COUNTER

Powered By Blogger